“2”
Dua, bukan satu, tidak timpang
Dua, sempurna, bukan sepuluh
Dua, suatu masa untuk memperbaiki
Dua, bukan sendiri
Satu, hanya aku
Satu, bukan kita
Satu sebelum dua, aku mencintai diriku lalu kamu
Aku bukanlah satu jika ada kamu
Kamu menyempurnakan aku
Aku tidak sama dengan satu karena kamu
Kamu, ruang lain yang mendewasakan aku
Dua, aku dan kamu, bukan satu
Aku tidak mau tiga
Tiga, tidak hanya kita.
Dua, setelah satu
Kita tanpa kesendirian.